Aktivitas Kechara Indonesia Bulan Agustus-Nopember 2014 PDF Print
Article hits: 4459
Saturday, 13 December 2014 12:05

Pada bulan Agustus – Nopember 2014, Kechara Indonesia disibukan dengan berbagai kegiatan menarik. Selain kegiatan rutin pembagian nasi mingguan, kami melakukan berbagai kegiatan lain seperti pembagian makanan untuk warga yang digusur/ direlokasi oleh pemerintah, renovasi taman toga dan bermain anak-anak, renovasi PAUD Teratai, pembiayaan anak asuh baru, pendakian gunung Rinjani untuk mengumpulkan dana operasional, pemberian tongkat kepada manula, pemberian sembako untuk anak yatim, dan lain sebagainya. Selain berbagai kegiatan di atas, Kechara Indonesia juga mendapatkan piala dari walikota Jakarta Barat sebagai Pilar sosial berprestasi kategori ORSOS.

Throughout August – November 2014, Kechara Indonesia has been busy doing a number of interesting activities. Aside from the weekly food distribution, we also conducted a few other activities such as food distribution for the evicted communities by the government, Toga park and children’s playground renovation, the refurbishment of PAUD Teratai, scholarship for new students, climbing mount Rinjani for operational funds, walking stick distribution for the elderly, sembako giveaway for orphans, and others like it. To top it off, Kechara Indonesia has also received an award from the West Jakarta Mayor as a Social Pillar in the ORSOS category.

Pembagian makanan rutin dan ad hoc

Weekly food distribution and other ad hoc activities

Pembagian makanan mingguan

Weekly food distribution

YKI secara konsisten untuk melakukan pembagian makanan sebanyak 350 bungkus di Cipete, Pertamburan dan Kota Bambu Utara.

Kechara Indonesia consistently distribute 350 food packages in Cipete, Petamburan, and Kota Bambu Utara every week.




Pemberian Makanan Tambahan Kepada Lansia

Additional food distribution for the elderly

Bekerja sama dengan pekerja sosial yang ada di Kota Bambu Utara, kami secara rutin memberikan makanan tambahan untuk 40 lansia yang ada di Kota Bambu Utara setiap minggu.

Selain itu, bekerja sama dengan RT setempat, kami membantu dua lansia warga KBU membuat BPJS dan juga memberikan lima kilo beras kepada mereka untuk membantu kebutuhan sehari-hari.

Working hand in hand with social worker from Kota Bambu Utara, Kechara Indonesia regularly give out additional food distribution for 40 elderly residing in that area every week.

Also, by liasing with the local neighbourhoor association, we helped two elderly in the Kota Bambu Utara apply for their social securities and give out 5 kg of rice to help with their daily needs.




Pembagian Kue

Cake distribution

Island Creamery secara konsisten memberikan donasi berupa beberapa loyang kue untuk dibagikan. Kami membagikan ke daerah Kota Bambu Utara. Kami juga melakukan perotasian wilayah yang mendapatkan kue tersebut secara rutin.

Island Creamery has been consistently donating cakes to give away. We distribute them in Kota Bambu Utara. We also rotate the recipients regularly.



Pemberian Nasi Bungkus Untuk Korban Penggusuran Palmerah

Food distribution for Palmerah evictees

Pada bulan September dilakukan penggusuran sepanjang Inspeksi Kali Grogol yang ada di Kecamatan Palmerah. Bekerja sama dengan Kecamatan Palmerah, Kechara Indonesia memberikan provisi makanan untuk dua hari sebanyak total 600 nasi bungkus. Dan salah satu donatur Kechara Indonesia memberikan 30 paket berisi 5 kg beras.

In September, there were evictions for those living along the Grogol river which is located in Palmerah district. Together with the local authorities, Kechara Indonesia gave out 2 days worth of rations, totaling around 600 food packages. One of Kechara Indonesia’s donors gave 30 packages containing 5 kg of rice.



Pendanaan Siswa

Student scholarship

Setelah kami mendapat kabar gembira bahwa beberapa siswa kami lulus pada bulan Juli kemarin. Kami mendapatkan anak asuh yang baru. Yaitu, Hera Apriyani, Lisda Nurfitriani, Larasati, M. Firmansyah, M. Rizal dan Nisa Sagita Aryani Putri. Berikut adalah kesan dan pesan anak asuh baru ini:

After receiving the happy news of our student’s graduation back in July, we have accepted new recipients for our scholarships, they are: Hera Apriyani, Lisda Nurfitriani, Larasati, M. Firmansyah, M. Rizal dan Nisa Sagita Aryani Putri. Below is their thought and message:

Hera Apriyani (SMP Al Ikhsan)

Kesan: Saya sangat berterima kasih sekali karena telah dibantu. Terima kasih kepada donatur yang telah membantu saya. Bantuan ini meringankan beban orang tua saya.

Pesan: Semoga saya dapat terus berlanjut dan dapat semakin membantu anak yang ingin sekolah tapi tidak mempunyai biaya

Hera Apriyani (Al Ikhsan secondary school)

Thought: I am very grateful for the help provided. Thank you to the donor who has sponsor me. This help will lighten my parents’ burden.

Message: I hope that I can progress further, and will be able to help other kids who need financial help for their education.

Lisda Nurfitriani (SMK Perguruan Rakyat 2) Jurusan Teknik Komputer Jaringan

Kesan: Saya sangat berterima kasih karena mendapatkan beasiswa ini. Saya berharap dapat memanfaatkannya dengan baik.

Pesan: Semoga bantuan ini dapat terus berlanjut dan lebih banyak anak yang terbantu.

Lisda Nurfitriani (Perguruan Rakyat 2 vocational school) Computer Network major

Thought: I am very thankful for this scholarship. I hope I can use it wisely.

Message: May this help continues, and more and more kids will be assisted.

Larasati (SMK Muhammadiyah 3) Jurusan Akuntansi

Kesan: Saya mengucapkan banyak terima kasih karena telah dibantu. Terima kasih karena dengan bantuan ini turut meringankan beban orang tua saya. Saya akan belajar sungguh-sungguh.

Pesan: Semoga dapat terus berlanjut, terus semakin maju dan semakin banyak yang dapat dibantu.

Larasati (Muhammadiyah 3 vocational school) Accounting Major

Thought: I would like to say thank you very much for the help. Thank you as this scholarship minimizes my parents’ burden. I will study wholeheartedly.

Message: May this assistance lives on, and more lives can be helped.

M. Firmansyah (SMK Joshua) Jurusan Administrasi Perkantoran

Kesan: Terima kasih atas beasiswa yang telah diberikan. Saya berharap dapat memanfaatkannya dengan baik dan bersungguh-sungguh dalam belajar.

Pesan: Terus berlanjut dan semoga semakin maju serta banyak anak-anak yang dapat dibantu lagi.

M. Firmansyah (Joshua vocational school) Office Administration Major

Thought: Thanks you for the scholarship that was given to me. I hope to be able to use it well and will be diligent in my study.

Message: Keep it going, and hopefully more kids will be able to be assisted.

M. Rizal (SMP Joshua)

Kesan: Saya sangat berterima kasih sekali kepada bapak/ibu yang telah memberikan saya beasiswa. Saya dapat bersekolah tanpa membebankan orang tua saya.

Pesan: Semoga semakin maju dan sukses selalu. Semakin banyak anak yang dapat dibantu.

M. Rizal (Joshua secondary school)

Thought: I am very grateful to the donor who has provided me this scholarship. I can go to school without being a liability to my parents.

Message: May you be successful always, and help more children in need.

Nisa Sagita Aryani Putri (SMK Yadika 2) jurusan Administrasi Perkantoran

Kesan: Saya tidak menyangka akan dapat beasiswa ini. Saya sangat berterima kasih karena telah meringankan beban orang tua saya. Dan saya dapat bersekolah dengan baik. Saya akan bersungguh-sungguh dalam belajar.

Pesan: Saya berharap kegiatan yang dilakukan dapat berkembang dan semakin banyak yang dapat dibantu oleh Kechara.

Kami berharap semua anak asuh ini bisa belajar dengan baik sampai lulus. Terima kasih kepada donatur yang membiayai sekolah mereka.

Nisa Sagita Aryani Putri (Yadika 2 vicational school) Office Administration major

Thought: I was not expecting to be the recipient of this scholarship. I am very thankful because this has lighten my parents’ burden, and I can be educated. I will take my study seriously.

Message: I hope that the activities done will grow and more and more people will be helped through Kechara

We sincerely hope that all the scholarship recipients will be able to study well until their graduation. Thank you to the donors who have volunteers to help the kids financially.

Pemberian Piala Oleh Walikota

Awarding by Mayor

Pada bulan Agustus, tepatnya pada tanggal 17 Agustus, kami diundang untuk mengikuti upacara peringatan hari kemerdekaan Indonesia di kantor Walikota Jakarta Barat. Dalam acara ini, kami mendapatkan piala juara ke-3 pilar sosial berprestasi kategori ORSOS di Jakarta Barat.

Dengan adanya penghargaan ini, kami semakin terpacu untuk melakukan hal-hal yang bermanfaat bagi masyarakat.

On the 17th August, we were invited to join the celebration for Indonesia’s Independence Day in the West Jakarta Mayor office. In this event, we were awarded the third place for social pillar in the ORSOS category in West Jakarta.

With this award, we are even more motivated to contribute even more to the society.


Pendakian gunung Rinjani

Climbing of Mount Rinjani

Pada bulan September 2014, guna mengumpulkan dana untuk kegiatan operasional Yayasan Kechara Indonesia seperti gaji pegawai, transportasi, dan lain-lain. Ada lima sukarelawan yang turut serta dalam pendakian ini. Gunung Rinjani adalah gunung berapi tertinggi kedua di Indonesia dengan tinggi 3,726m di atas permukaan laut. Kami sangat bangga dengan keberhasilan tim pendaki Rinjani dalam mengibarkan bendara Kechara Indonesia dengan logo kami, “Compassion Knows No Barrier” di puncak gunung Rinjani.

Berikut adalah pesan kesan mereka:

On September 2014, to gather donations for Kechara Indonesia’s operational expenses such as employee paycheck, transportation costs, etc, 5 volunteers climbed Mount Rinjani. This mountain is the second highest volcanic mountain in Indonesia, standing at 3,726m above sea level. We are very proud of the successful Rinjani climb who has placed Kechara Indonesia flag with our logo “Compassion Knows No Barrier” on the top of the mountain.

Below are their thoughts and messages:


Shio Wei

Sejak masih kanak-kanak, orang tua saya mengajarkan untuk belajar hidup dengan kebaikkan.

“Biarpun kebaikkan itu tidak selalu dihargai, hal itu pasti akan berdampak positif setiap kalinya. Semakin sedikit penghargaannya, semakin banyak yang diperlukan, dan semakin positif dampaknya nanti.

Kebaikan bukanlah sesuatu yang hilang bila digunakan. Bila kamu memberikan kebaikan yang jujur, dan tanpa syarat, semakin banyak kebaikan itu kamu berikan, semakin banyak kebaikan itu untuk semua orang. Saya rasa inilah mengapa saya selalu termotivasi untuk menjadi sukarelawan mendaki untuk Yayasan Kechara Indonesia dalam rangka pendalangan dana ini selama 2 tahun ke belakang.

Saya berharap bahwa semua dapat hidup dalam kebaikan, dan nilai dari kebaikan itu sendiri akan menjadi berkali-kali lipat. Hiduplah dengan kebaikan dan kamu akan dapat menjadikan perbedaan dalam semua orang yang hidupnya kamu sentuh.

Shio Wei

Since I was a kid, my parent told me to learn how to live with kindness.

“Though it may seem that your kindness is not always appreciated, it does indeed have an impact every time. The less it seems to be appreciated, the more it is needed, and the more of a positive difference it can make.

Kindness is not something that becomes depleted when it is used. The more true, unconditional kindness you offer, the more you will have to offer, and the more there will be for everyone. I guess it has explained why I am always motivated to be a volunteer to hike for Yayasan Kechara Indonesia Fundraising Program since last 2 years…

I hope that everyone could practice to live and act with kindness, and the value of each action is multiplied many, many times over. Live with kindness and you live with the power to make a difference in every life you touch

Liew Kong Qian

Setelah bekerja di Jakarta selama hampir 2 tahun, dan saya telah mendengar tentang Gunung Rinjani beberapa kali tetapi saya belum memiliki kesempatan untuk ke sana. Akhirnya tahun ini saya memiliki motivasi untuk mendaki gunung sulit ini dalam rangka menggalang dana untuk Yayasan Kechara Indonesia.

Saya sadar bahwa organisasi ini mengandalkan saya untuk menggalang dana, jadi saya tidak boleh mengecewakan mereka. Ini menjadi motivasi saya untuk meneruskan pelatihan saya, dan memberikan dorongan terakhir untuk menyelesaikan pendakian pada hari itu.

Liew Kong Qian

Working in Jakarta [for] almost 2 years, and I had heard of Mt Rinjani a few times but I didn’t got any opportunity to go. And finally this year I have the push to climb this challenging mountain under YKI fundraising program.

I told myself if a charity is relying on me to do fundraising, I shouldn’t let them down. This will be an important element of compulsion to make myself continue with my training, which may even give me that extra motivation to complete the journey of my hike on the big day.

Ray Astamangala

Saya sudah tinggal di Jakarta salama hampir 10 tahun. Teman-teman saya mengatakan bahwa saya lucu, enerjik, kuat, dan baik hati Ketika saya diundang untuk mengambil bagian dari pendakian demi menggalang dana untuk Yayasan Kechara Indonesia, saya bertanya kepada diri sendiri: “Apakah ada maksud untuk menantang diri saya sendiri selain daripada untuk mencapai puncak Gunung Rinjani, karena saya sudah menaklukkan beberapa gunung sebelumnya?”. Dan saya menemukan jawabannya: penggalangan dana bisa menjadi alas an saya untuk mencapai puncak kali ini. Saya akan memakai waktu ini untuk memberikan sesuatu yang berarti.

Ray Astamangala

I have been stayed in Jakarta [for] almost 10 years.. I was told [that] I am a funny, spirited, strong and kind. When I was invited to be a volunteer to hike for YKI fundraising program, I ask myself a question if I may look at the challenge and think: ‘What’s the purpose of actually challenging myself other than just getting to the peak of Mt Rinjani as I have conquer many mountains before?’. And I found the answer: raising valuable fund can be my very reason for reaching the peak this round. I like to make my time count for something by making a meaningful difference with it.

Chee Hou

hmm… Saya berpikir, daripada membiarkan hidup untuk terus mengirimkan tantangan kepada saya, saya harus memberikan diri sendiri tantangan yang berarti. Selama saya sudah memberikan usaha terbaik saya untuk menjalankan pelatihan yang sulit ini untuk beberapa minggu ke depan untuk mempersiapkan naik gunung pertama saya, untuk menaklukkan Gunung Rinjani di Lombok, ini akan memberikan nilai berarti untuk hidup saya.

Kami bersyukur semua pendaki kembali dengan selamat. Kami juga sangat berterima kasih atas usaha mereka.

Chee Hou

hmm… I was thinking Instead of just letting life throw random challenges at me, I should go ahead and provide myself with truly meaningful challenges. As long as I have put in my very best effort working through all these tough training for the next few week in preparing myself for my ever first hike in my life, conquering Mt Rinjani in Lombok, it will definitely bring new value to my life.

We are thankful that all climbers came back safe and sound. We are also very grateful for their help.

Renovasi Taman dan PAUD

Park and PAUD renovation

Pada bulan Oktober kami bekerja sama dengan KPMG Indonesia dalam mengeksekusi renovasi taman toga dan PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) Teratai.

Renovasi ini dibiayai oleh KPMG Indonesia. Kechara Indonesia bekerja sama dengan Kecamatan Palmerah, Pekerja Sosial Masyarakat dan KASI Sosial Palmerah RT, RW, Lurah dan semua pihak yang relevan untuk memfasilitasi agar renovasi ini dapat berjalan sesuai harapan.

Proyek ini mendukung kegiatan pemerintah kota Jakarta Barat – Kota Layak Anak. KPMG dan Kechara Indonesia merenovasi taman Toga di RW 05 kelurahan Palmerah menjadi Taman Toga dan Taman bermain anak-anak yang selanjutnya dapat dijaga dan dirawat oleh penduduk setempat.

Sementara di PAUD Teratai di RW 09, kami membantu membangun kamar kecil untuk anak-anak karena sebelumnya mereka menggunakan kamar kecil yang ditutupi dengan tenda.

Acara pengesahan taman dan PAUD ini dihadiri oleh Pak Camat Palmerah Agus Triyono, Pak Lurah Palmerah Pak Syamsudin Noor, Managing Partner KPMG Indonesia Ibu Tohana Widjaja, Ketua Yayasan Kechara Indonesia Valentina Suhendra dan segenap elemen masyarakat lainnya.

On October, we work together with KPMG Indonesia in executing the renovations of Toga park and PAUD Teratai (Education for young children).

This renovation is financially supported by KPMG Indonesia. Kechara Indonesia liaised with Palmerah sub-district, Social Worker, local neighbourhood in KASI Palmerah, as well as other relevant parties to ensure that this renovation goes according to plan.

This projects support the West Jakarta government’s activities – Child friendly City. KPMG and Kechara Indonesia renovate Toga park in RW 05 in Palmerah to become Toga park and children playground which will then be taken care of by the local community.

Meanwhile, in PAUD Teratai in RW 09, we helped construct proper toilet for the kids to replace the current tent-covered toilet.

The ceremonial handover of both the park and the PAUD was attended by Palmerah’s sub-district head - Mr. Agus Triyono, Palmerah’s village head - Pak Syamsudin Noor, KPMG Indonesia’s Managing Partner - Mrs Tohana Widjaja, Head of Kechara Indonesia – Ms Valentina Suhendra, as well as others from the community.





Pembagian 250 Seragam

Distribution of 250 uniforms

Pada saat pengesahan taman dan PAUD kami juga melakukan pembagian 250 seragam kepada anak-anak SD yang tersebar di enam kelurahan Kecamatan Palmerah. Kami bekerja sama dengan KASI Sosial Palmerah – Ibu Emayati untuk mengidentifikasi anak-anak yang membutuhkan dari enam kelurahan tersebut. Dengan kerja sama yang baik, acara pembagian seragam berjalan dengan lancar.

Kami sangat senang karena dapat melihat keceriaan yang ada pada wajah anak-anak tersebut.

At the ceremonial handover of the new park and PAUD, we also distribute 250 uniforms for primary school children spread out across 6 vilages in Palmerah. We work together with KASI Sosial Palmerah – Mrs Emayati to identify kids who would need our help from those 6 villages. Thanks to a good working relationship, all the school uniform distribution went smoothly.

We are very happy to be able to see the happiness reflected in the kids’ faces.


Pembagian Sembako Kepada Anak Yatim Di Kecamatan Palmerah

Sembako distribution to the orphans in Palmerah

Pada bulan Oktober kami diundang oleh KASI Sosial Palmerah untuk memberikan 50 paket sembako kepada anak yatim di Kelurahan Kemanggisan pada Hari Bebas Kendaraan Bermotor. Pada acara ini, kami bekerja sama dengan Team Chubby sebagai sponsor sembako ini.

Dengan bantuan Pekerja Sosial Masyarakat dan KASI Sosial Palmerah, acara pembagian sembako ini berjalan lancar.

On October, we were invited by KASI Sosial Palmerah to distribute 50 sembako packets to orphans in the Kemanggisan village in the Car Free Day event. For this event, we liaised with Team Chubby as sponsors.

With the help of social worker and KASI Sosial Palmerah, the sembako distribution went well.


Pemberian Tongkat Kepada Lansia

Walking sticks distribution to the elderly

Selain kegiatan di atas, kami juga memberikan beberapa tongkat kepada lansia di Kota Bambu Utara untuk membantu mobilitas dan meningkatkan kualitas hidup mereka.

Terima kasih kami ucapkan kepada para donatur dan semua pihak yang telah membantu kami karena tanpa bantuan dari mereka kechara Indonesia tidak akan dapat mengimplementasikan program-program kerja kami.

Aside from the activities mentioned above, we also gave away a few walking sticks to the elderly living in Kota Bambu Utara to help with their mobility and improve their quality of life.

Thank you to all the sponsors and all the parties that have helped us because without their assistance, Kechara Indonesia would not have been able to implement our programs.



 

Add comment

Visitors

We have 48 guests online

Social Media

Have anything to say?


Copyright © 2013